April 08, 2020

Persija Jakarta Pastikan Pembayaran Gaji 25 Persen

Persija Jakarta mengikuti arahan PSSI melalui surat kepada klub yang diterbitkan 27 Maret lalu, terkait status darurat pada periode Maret hingga Juni.

Dalam surat tersebut, turut dijelaskan bahwa klub hanya wajib membayarkan 25 persen gaji bulanan pemain serta ofisial, selama periode status darurat.

“Prinsipnya kami ikut instruksi PSSI. Saat ini semua tahu bahwa pemasukan klub bisa dibilang berhenti,” buka direktur olahraga Persija, Ferry Paulus.

“Semua harus bergandengan tangan untuk melawan, dan memerangi virus corona. Kesehatan tim adalah prioritas kami,” sambung pria 55 tahun tersebut.

Kini, skuad Persija diwajibkan untuk berlatih mandiri, baik tim senior, atau pun kelompok umur. Sementara untuk pegawai melakukan work from home.

Situasi ini terjadi karena pandemi virus corona yang belum bisa dipastikan kapan selesai. Jika situasi membaik, kompetisi dimulai kembali 1 Juli mendatang.